Tata kelola olahraga di Indonesia seringkali diwarnai oleh birokrasi yang kompleks dan tumpang tindih kewenangan antara tiga institusi utama: KONI, KOI, dan Kemenpora. Kondisi ini menjadi Akar Masalah utama yang menghambat efektivitas pembinaan atlet dan pencapaian prestasi di ajang internasional. Ketidakjelasan pembagian peran ini seringkali menyebabkan keterlambatan pendanaan, dualisme kebijakan, dan kebingungan di tingkat induk […]