Menguasai teknik dasar bulu tangkis adalah fondasi mutlak untuk setiap pemain yang ingin mengembangkan kemampuannya. Di antara berbagai aspek penting, pemahaman mendalam tentang grip bulu tangkis atau cara memegang raket—adalah salah satu yang paling fundamental. Lebih dari sekadar pegangan “jabat tangan” yang sering diajarkan, ada berbagai jenis grip yang dirancang untuk mengoptimalkan performa pukulan tertentu, memberikan kontrol maksimal, dan membantu seorang pemain menghadapi berbagai situasi di lapangan. Tanpa grip yang tepat, kekuatan dan presisi pukulan akan sangat terbatas.
Ini adalah grip paling umum dan dasar, sering disebut handshake grip atau eastern grip. Cara melakukannya adalah dengan memegang raket seolah Anda sedang berjabat tangan. Ibu jari dan telunjuk membentuk huruf “V” pada bagian pegangan raket yang rata. Jari-jari lainnya melingkar dengan nyaman. Forehand grip ini sangat efektif untuk pukulan forehand yang kuat seperti smash dan clear, serta drop shot yang menipu. Fleksibilitas pergelangan tangan adalah kunci saat menggunakan grip ini.
Sebagai referensi, dalam sesi pelatihan terbuka yang diselenggarakan oleh klub bulu tangkis “Garuda Jaya” pada hari Rabu, 15 Mei 2024, pukul 16.00 WIB, di GOR Wibawa Mukti, Cibinong, Pelatih Kepala, Bapak Anto Sugiharto, menekankan bahwa semua pemula wajib menguasai forehand grip sebagai langkah pertama untuk membangun fondasi grip bulu tangkis yang kuat. Beliau juga menambahkan bahwa pemahaman ini sangat krusial dalam menghadapi pertandingan resmi.
Berbeda dengan forehand grip, backhand grip memerlukan penyesuaian posisi ibu jari. Untuk backhand grip, putar raket sedikit berlawanan arah jarum jam dari posisi forehand grip Anda. Posisikan ibu jari rata pada bagian pegangan raket yang lebih lebar, memberikan daya ungkit dan dukungan ekstra yang sangat dibutuhkan untuk pukulan backhand. Jari-jari lainnya tetap menggenggam, namun penekanan pada ibu jari sangat vital. Grip ini memungkinkan pukulan backhand clear yang tinggi, backhand smash yang tajam, dan backhand drop shot yang efektif.
Dalam laporan evaluasi teknis yang dirilis oleh Tim Peneliti Akademi Bulu Tangkis Nasional pada tanggal 22 April 2025, disebutkan bahwa banyak cedera pada pergelangan tangan pemain backhand seringkali disebabkan oleh kesalahan penggunaan grip yang tidak sesuai. Letnan Kolonel (Purn.) Rio Permana, seorang konsultan fisik olahraga, dalam sebuah wawancara pada pukul 14.00 WIB, menegaskan bahwa grip bulu tangkis yang benar dapat mengurangi risiko cedera secara signifikan dan meningkatkan efisiensi pukulan.
All-around grip, atau universal grip, adalah modifikasi dari forehand grip di mana pegangan sedikit lebih rileks, memungkinkan transisi yang lebih cepat antara forehand dan backhand. Posisi ibu jari tidak sekuat pada backhand grip murni, tetapi lebih ke arah tengah. Grip ini cocok untuk pemain yang mengutamakan kecepatan transisi dan kemampuan beradaptasi dengan cepat terhadap berbagai jenis pukulan lawan, terutama dalam permainan ganda.
Mampu menguasai berbagai grip bulu tangkis dan beralih di antaranya dengan mulus adalah ciri khas pemain berpengalaman. Latihan konsisten dan pemahaman fungsi masing-masing grip akan sangat membantu dalam meningkatkan kualitas permainan Anda di lapangan.