Dunia bulutangkis dikejutkan dengan pengumuman Zheng Siwei yang memilih untuk gantung raket dari kancah internasional. Pasangan ganda campuran terbaik dunia ini, yang telah mendominasi bersama Huang Yaqiong, mengambil keputusan di usia yang relatif muda (27 tahun saat pengumuman di November 2024), tak lama setelah meraih medali emas Olimpiade Paris 2024. Alasan utama di balik keputusannya adalah keinginan kuat untuk fokus mengurus keluarga.
Sebagai salah satu pemain paling cemerlang di generasinya, keputusan Zheng Siwei terasa tiba-tiba bagi banyak penggemar. Bersama Huang Yaqiong, ia telah meraih segalanya: gelar Olimpiade, tiga kali Juara Dunia, dan berbagai gelar prestisius lainnya yang menjadikannya legenda hidup. Namun, bagi Zheng, ada prioritas yang lebih besar di luar lapangan.
Dalam pernyataan yang ia sampaikan di media sosial, Zheng Siwei mengungkapkan bahwa keputusannya ini telah menjadi bagian dari rencana hidupnya sejak lama, terlepas dari hasil di Olimpiade Paris. Ia menjelaskan bahwa tujuannya dalam hidup adalah menyeimbangkan karier dan keluarga.
“Meskipun banyak yang berharap saya bisa terus bermain, setidaknya sampai Olimpiade Los Angeles atau bahkan lebih lama, jawaban saya sederhana: ini selalu menjadi bagian dari rencana hidup saya,” tulis Zheng. “Pengejaran hidup saya berfokus pada keluarga dan karier.”
Zheng Siwei menikah di usia yang relatif muda dan baru saja dikaruniai anak keduanya. Kelahiran buah hati kedua ini tampaknya menjadi titik balik yang memperkuat keinginannya untuk lebih banyak berada di rumah. Tuntutan jadwal turnamen internasional yang sangat padat dan waktu perjalanan yang panjang membuat seorang atlet seringkali harus jauh dari keluarga. Bagi Zheng, menjadi seorang ayah dan suami yang lebih hadir adalah panggilan yang tak kalah penting dari meraih gelar juara di lapangan.
Keputusan ini menggarisbawahi realitas bahwa di balik gemerlap prestasi dan sorotan publik, atlet juga memiliki kehidupan pribadi dan prioritas di luar olahraga. Zheng Siwei telah memberikan segalanya untuk bulutangkis, mencapai puncak tertinggi yang diimpikan setiap atlet. Kini, ia memilih untuk mengalihkan energinya pada perannya sebagai kepala keluarga, menyaksikan tumbuh kembang anak-anaknya, dan menikmati babak baru dalam hidupnya.
Turnamen BWF World Tour Finals 2024 di Hangzhou (Desember 2024) menjadi “tari terakhir” bagi Zheng Siwei di panggung internasional, di mana ia dan Huang Yaqiong berhasil meraih gelar juara.