Dalam permainan ganda campuran, serangan smash yang dilancarkan lawan, terutama dari pemain putra, seringkali menjadi momen paling krusial. Namun, memiliki strategi pertahanan terbaik dapat mengubah momentum pertandingan, mengubah serangan lawan menjadi bumerang. Pasangan yang mahir dalam cara menahan serangan smash dapat memaksa lawan membuat kesalahan atau memberikan peluang counter attack. Pada turnamen Indonesia Open 2026 yang berlangsung di Istora Senayan, Jakarta, pada hari Sabtu, 7 Juni 2026, kita menyaksikan bagaimana pasangan yang kuat secara pertahanan sering kali berhasil mengalahkan pasangan yang hanya mengandalkan power. Artikel ini akan mengupas tuntas kunci utama dalam membendung gempuran smash di lapangan ganda campuran.
Posisi Siaga dan Pembagian Area
Kunci dari strategi pertahanan terbaik adalah posisi siaga yang optimal. Ketika diserang, pasangan ganda campuran harus segera beralih ke formasi berdampingan (side-by-side). Kedua pemain harus berdiri sedikit di belakang garis serang, siap untuk menerima smash keras. Pembagian area harus jelas: pemain putri bertanggung jawab atas area depan hingga tengah lapangan, sementara pemain putra mencakup area belakang dan sisi pinggir. Posisi ini memastikan shuttlecock yang datang mendatar atau pendek dapat diantisipasi oleh pemain putri, sementara smash keras yang ditujukan ke belakang dapat dibendung oleh pemain putra.
Teknik Blocking dan Drive Datar
Ketika smash datang, teknik blocking adalah respons pertahanan utama. Daripada mengembalikan dengan lift tinggi (yang hanya mengundang serangan smash lanjutan), pemain harus berusaha memblok smash tersebut agar jatuh ke area depan net atau tengah lapangan lawan. Pemain putri sangat efektif menggunakan block net, yang bertujuan membuat shuttlecock jatuh tepat di belakang net. Sementara itu, pemain putra yang menerima smash ke badan atau area tengah lapangan sebaiknya mengembalikannya dengan drive datar yang cepat. Drive datar ini mengubah tekanan, memaksa lawan untuk segera beralih dari menyerang ke bertahan, dan merupakan kunci dalam cara menahan serangan smash.
Antisipasi dan Prediksi Arah Bola
Pertahanan terbaik bukanlah reaksi, melainkan antisipasi. Pemain ganda campuran harus dapat membaca bahasa tubuh dan grip raket lawan untuk memprediksi ke mana arah smash akan ditujukan. Misalnya, jika smash datang dari overhead lawan, pemain harus bersiaga pada area backhand yang sering menjadi target. Menurut hasil coaching clinic yang diselenggarakan oleh klub bulutangkis Jaya Raya pada tanggal 12 April 2026, kecepatan prediksi yang hanya sepersekian detik sangat menentukan apakah shuttlecock dapat dikembalikan secara efektif.
Mengubah Pertahanan Menjadi Serangan Balik
Tujuan akhir dari strategi pertahanan terbaik bukanlah hanya mengembalikan smash, tetapi menggunakan pengembalian tersebut sebagai awal dari serangan balik (counter attack). Pemain harus mencari kesempatan untuk melakukan defense lift yang tajam dan tinggi ke area backhand belakang lawan, atau melakukan drive silang yang memecah formasi lawan. Keberhasilan dalam cara menahan serangan smash ditunjukkan ketika pasangan mampu membalikkan formasi dari side-by-side (bertahan) menjadi front-and-back (menyerang). Pemain yang dapat melakukan transisi ini secara cepat akan mendominasi rally.