Secara fisiologis, terdapat berbagai macam manfaat pasir pantai yang tidak bisa didapatkan dari latihan di atas lapangan karpet atau lantai semen biasa. Tekstur pasir yang lembut dan mudah bergeser menciptakan resistensi alami yang sangat tinggi. Saat seorang atlet melakukan gerakan melompat atau berlari di atas pasir, permukaan tersebut akan menyerap sebagian besar energi dari injakan kaki, sehingga tubuh dipaksa untuk mengeluarkan tenaga dua hingga tiga kali lipat lebih besar untuk menghasilkan pergerakan yang sama. Kondisi inilah yang menjadi kunci utama dalam merangsang pertumbuhan serat otot secara lebih intensif dan menyeluruh.
Fokus utama dari latihan beban alami ini adalah untuk meningkatkan kekuatan otot yang menjadi motor penggerak utama dalam setiap pukulan smash dan pergerakan langkah. Meskipun sering kali latihan di pantai diasosiasikan dengan tungkai bawah, namun sebenarnya stabilitas yang dibutuhkan saat bergerak di atas pasir sangat berdampak pada koordinasi otot inti hingga bagian atas tubuh. Beban kerja yang berat saat kaki berusaha mendapatkan tumpuan akan memicu kontraksi otot yang lebih kuat pada bagian paha dan pinggul, yang kemudian diteruskan sebagai tenaga dorong menuju bagian tubuh lainnya untuk menghasilkan stabilitas yang maksimal.
Jika kita bedah secara spesifik mengenai aspek tungkai atas, yang mencakup area paha hingga pangkal paha, latihan di atas pasir pantai sangat efektif untuk membangun power atau daya ledak. Dalam bulu tangkis, tungkai yang kuat adalah fondasi bagi keseimbangan tubuh saat berada di udara. Saat atlet melakukan lompatan jumping smash, otot-otot tungkai harus mampu menopang berat badan sekaligus memberikan dorongan vertikal yang kuat. Melalui latihan rutin di pesisir, otot-otot tersebut akan terbiasa menghadapi beban yang dinamis, sehingga saat kembali ke lapangan yang solid, langkah kaki atlet akan terasa jauh lebih ringan dan loncatan mereka menjadi lebih tinggi secara signifikan.
Penerapan program ini oleh PBSI Medan merupakan langkah strategis dalam memodernisasi cara pelatihan fisik tanpa harus selalu bergantung pada alat-alat gimnasium yang mahal. Latihan di alam terbuka juga memberikan manfaat tambahan berupa paparan udara laut yang segar, yang secara psikologis mampu menurunkan tingkat stres atlet akibat kejenuhan latihan di dalam ruangan. Di bawah pengawasan tim pelatih yang kompeten, para pemain muda diberikan porsi latihan lari pendek (sprint), lompatan satu kaki, dan gerakan lateral di atas pasir. Hasil dari latihan ini biasanya terlihat dalam hitungan minggu, di mana ketahanan otot atlet akan meningkat drastis terutama dalam menghadapi reli-reli panjang yang menguras tenaga.